Rabu, 26 Oktober 2011

Dies Natalis ke-49 Fakultas Teologi UKIT

”Ingat Bumi, Ingat Ibu”

Tanggal 7 Oktober 2011 ini Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) berusia 49 tahun. Kehadiran Fakultas Teologi UKIT terus direfleksikan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari komitmen panggilan GMIM untuk memberitakan Injil di bidang pendidikan.

Ibarat seorang Ibu, Fakultas Teologi UKIT telah melahirkan ”anak-anak” sebagai tenaga pelayan gereja dan masyarakat. Mereka telah berkiprah baik di aras lokal, nasional maupun internasional. Dari Ibu ini, mereka telah menyebar untuk memberi makna kehidupan yang damai sejahtera bagi bumi, sebagai ruang bersama untuk hidup.

Dies Natalis ke-49 Fakultas Teologi UKIT tahun 2011 adalah momentum yang tepat untuk merenungi kembali makna kehadiran lembaga pendidikan teologi ini. Ke dalam, ada keprihatinan atas persoalan yang menderanya, terutama dalam kaitan hubungan dengan gereja. Ke luar, ada sebuah harapan, bahwa Fakultas Teologi UKIT dapat memberi makin banyak bagi masyarakat pada umumnya. Pergumulan jemaat dan masyarakat berhadapan dengan persoalan kemiskinan, ketidakadilan, korupsi yang terjadi di semua aras kehidupan, diskriminasi, dan berbagai persoalannya lainnya, tentu harus dipahami sebagai tantangan dan konteks berteologi bagi lembaga ini dalam hal pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakatnya.

Dalam kesadaran itulah, Dies Natalis Fakultas Teologi UKIT tahun 2011, di usianya yang ke-49 tahun, dirancang sebagai momentum refleksi dan evaluasi diri. ”Sang Ibu”, almamater, memanggil, siapapun yang merasa bagian dari lembaga pendidikan teologi ini untuk mengingat amanat luhur sewaktu dikandung, yaitu komitmen pada panggilan Injil untuk kehidupan bersama sebagai masyarakat bumi. Selain itu, penting juga untuk kembali mengingat kembali ”kasih ibu” yang sepanjang masa itu. “Ingat Bumi, Ingat Ibu”, kembali pada amanat luhur almamater, kembali untuk membumikan teologi pada konteks pijakan, yaitu bumi ini.

Dalam semangat tema “Ingat Bumi, Ingat Ibu”, Panitia Dies telah menggelar tiga kegiatan yang melibatkan dosen, mahasiswa, pegawai, alumni, jemaat dan masyarakat.

Pada tanggal 1 dan 2 Oktober, segenap civitas, alumni berbaur bersama masyarakat Desa Popareng Kec. Tatapaan, Minahasa Selatan dalam kegiatan yang bernama Temu Komunitas. Kegiatan yang dipusatkan di tepi pantai Desa Popareng tersebut dijadikan sebagai media untuk memperkenalkan keberadaan Fakultas Teologi UKIT kepada masyarakat luas.

Selain melakukan obvservasi mengenai seluk beluk desa Popareng, civitas juga melakukan kerja bakti membersihkan sampah di pesisir pantai. Pada hari Minggu, peserta temu komunitas beribadah bersama-sama dengan jemaat dari berbagai denominasi gereja, yaitu KGPM, GMIM, GPDI, dan Gereja Bethel. Kegiatan ditutup dengan refleksi mengenai eksistensi fakultas.

Kegiatan dalam rangka Dies berikut adalah bertajuk: ”Roh Kudus, Kehadiran dan Perannya dalam Gereja: Kajian Akademik Tentang Dunamis Project”: Kegiatan dilaksanakan di Gedung GMIM ”Sentrum” Manado pada tanggal 4 Oktober 2011. Sejumlah pembicara hadir dalam diskusi panel ini, yaitu: Pdt. Anwar Tjen, PhD seorang sebagai pendeta di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI, berpusat di Pematangsiantar) dan konsultan ahli di Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Pdt. Anwar Tjen menyampaikan materi “Roh Allah” dan karya-Nya: sebuah sketsa dalam perspektif teologis-biblis.” Pembicara berikut, Pdt. (emiritus) Dr. Ioanes Rakhmat, doktor di bidang kajian Yesus sejarah juga memiliki minat akademis dalam bidang: asal-usul agama Kristen, dokumen Perjanjian Baru, tulisan extracanonical, teologi agama-agama, filsafat, studi budaya dan sosiologi. Ia juga menulis dan menerjamahkan buku-buku kajian Yesus sejarah. Dr. Ioanes Rakhmat menyampaikan materi ” Pengalaman-pengalaman Spiritual Ditinjau Dari Sudut Neurosains”. Sementara pembicara dari Fakultas Teologi UKIT adalah Pdt. (emiritus) Johny J.G. Sondakh, M.Teol.

Kegiatan ini dirancang sebagai sebuah seminar akademik untuk mengkaji secara kritis dan objektif pelaksanaan Seminar Dumanis Project yang dilaksanakan oleh Sinode GMIM. Hadir dalam diskusi panel ini mahasiswa, para dosen, dan alumni serta pendeta jemaat di wilayah Kota Manado.

Puncak pelaksanaan perayaan Dies Natalis tahun ini adalah ibadah syukur yang dipusatkan di Lapangan UKIT pada tanggal 7 Oktober 2011. Ibadah dipimpin oleh Pdt. EM. Prof. Dr. W.A. Roeroe, direktur Pascasarjana Teologi UKIT dan mantan ketua Sinode. Ibadah dikemas dalam ekspresi budaya Minahasa. Kelompok mahasiswa angkatan membuat tenda-tenda yang kreatif. Pada malam harinya dilaksanakan pesta kembang api.

Berikut beberapa foto Perayaan Dies Natalis tersebut:

Temu Komunitas di Desa Popareng Kec. Tatapaan - Minsel
1 dan 2 Oktober 2011






Diskusi Panel:
”Roh Kudus, Kehadiran dan Perannya dalam Gereja: Kajian Akademik Tentang Dunamis Project”:
Gedung GMIM ”Sentrum” Manado pada tanggal 4 Oktober 2011






Ibadah Syukur dalam Rangka Dies Natalis ke-49 Fakultas Teologi UKIT
Lapangan UKIT, 7 Oktober 2011